Ketua LMA Port Numbay Serukan Kedamaian: Berhenti Rusak Fasilitas Umum dan Sakiti Masyarakat

Anton
28 Mei 2026 07:21
Cartenz 0 2
1 menit membaca

Papua – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay sekaligus Tokoh Adat Papua, George Arnold Awi mengeluarkan himbauan tegas demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Beliau meminta seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok bersenjata (KKB), untuk segera menghentikan aksi kekerasan dan perusakan fasilitas publik.

“Tanah Papua ini harus kita jaga bersama dengan hati yang sejuk. Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang masih menggunakan cara-cara kekerasan atau senjata, mari hentikan penyerangan yang merugikan masyarakat kecil,” ujar George Arnold Awi dalam pernyataan resminya hari ini, Rabu (27/05/2026).

Beliau menegaskan bahwa fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah dibangun untuk melayani kepentingan masyarakat asli Papua sendiri. Merusak fasilitas tersebut sama saja dengan memundurkan masa depan generasi muda Papua.

“Fasilitas publik itu milik bersama, tempat anak-anak kita belajar dan tempat warga kita berobat. Jangan dihancurkan. Aksi kekerasan hanya membawa trauma dan kesengsaraan bagi warga sipil yang tidak bersalah,” tegas Ondoafi Kampung Nafri tersebut.

Di akhir pernyataannya, George Arnold Awi mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, dan warga lintas etnis untuk mempererat silaturahmi. Langkah kolaboratif ini dinilai krusial agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat memecah belah keharmonisan di Tanah Papua.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *