
Papua – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Jayawijaya, Herman Doga, mengimbau seluruh warga di Kabupaten Jayawija untuk tidak terpengaruh ajakan peringatan HUT Papua Merdeka dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Hal itu disampaikan oleh Herman menjelang peringatan 1 Desember 2025, yang diklaim sebagai hari Kemerdekaan Papua.
Herman Doga mengatakan, pihaknya telah menggerakkan LMA tingkat distrik untuk memberikan pesan yang sama kepada warga, terutama mengingat adanya potensi kelompok tertentu yang akan memanfaatkan momentum 1 Desember untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai hukum di Jayawijaya.
“Kemarin kami sudah kumpulkan LMA Distrik. Kami tekankan agar masyarakat tidak terpengaruh ajakan aksi jelang 1 Desember. Setelah ini saya akan keliling menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan tokoh agama,” kata Herman.
Ia menegaskan, tanggal 1 Desember harus dipandang sebagai bagian dari bulan perayaan Natal, bukan momentum peringatan-peringatan hari tertentu yang melenceng dari jati diri bangsa Indonesia.
“Kita alihkan aktivitas masyarakat. Ini bulan ibadah, bulan sukacita, bukan peringatan Papua Merdeka,” ujarnya.
Herman juga meminta warga tetap tenang, tetap beraktivitas seperti biasa, dan tidak terpancing oleh isu-isu provokatif.
“Masyarakat agar tetap tenang menyambut Natal, jangan terpengaruh ajakan untuk melakukan aksi peringatan 1 Desember,” kata Herman.(rd)
Tidak ada komentar