Polres Sarmi Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026, Siap Amankan Idul Fitri 1447 H

Redaksi
12 Mar 2026 15:49
Polres 0 3
2 menit membaca

Sarmi – Polres Sarmi melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 pada Kamis (12/3/26) sore sebagai bentuk kesiapan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Sarmi.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sarmi Hj. Jumriati, S.H., dan didampingi Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., bersama Dandim 1712/Sarmi Letkol Inf Patria Setia Bakti, S.Sos.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Sarmi Muhammad Ashari Tiris, S.AP., para Pejabat Utama (PJU) Polres Sarmi, Dansubdenpom Sarmi, perwakilan Danyon TP 809 Sarmi, Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi, Basarnas Sarmi, serta instansi terkait lainnya.

Peserta apel terdiri dari personel TNI–Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Sarmi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi yang dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 guna memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sarmi membacakan amanat Kapolri yang menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait.

Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran rangkaian kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, Polri bersama instansi terkait menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada berbagai objek vital seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, bandara, serta jalur transportasi yang menjadi titik pergerakan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, serta memastikan keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan masyarakat saat mudik. Personel juga diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem serta kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi selama periode operasi berlangsung.

Kapolri juga menginstruksikan seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mengoptimalkan layanan Kepolisian 110 sebagai sarana bantuan dan pengaduan masyarakat.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 ini diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sarmi tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman. Tutup.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *