Gegerkan Warga Kepi, Misteri Penemuan Patung Bunda Maria di Tengah Jalan Akhirnya Terkuak

Redaksi
11 Mar 2026 16:30
Polres 0 4
2 menit membaca

‎Mappi – Sat Reskrim Polres Mappi akhirnya mengungkap kasus penemuan patung Bunda Maria yang diletakkan di tengah Jalan Irian Kepi Kilometer Dua. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Polres Mappi menggelar pertemuan klarifikasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama Kabupaten Mappi pada Selasa (10/3/2026).


‎Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Mappi AKP Wisan Krebru, S.H., KBO Sat Reskrim Aiptu Irmawanto Ruruk, S.H., Ketua FKUB Mappi RD. Fitalis R.A. Letsoin, serta Kepala Kementerian Agama Mappi Kosmas Jadi, S.Ag., M.M. beserta jajarannya.

‎Kabag Ops Polres Mappi, AKP Wisan Krebru, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sebuah bengkel di sekitar lokasi kejadian, diketahui pelaku perusakan dan peletakan patung tersebut adalah seorang pria berinisial G yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

‎”Berdasarkan pemeriksaan, tiga saksi mengaku melihat terduga pelaku berjalan sambil menenteng kepala bayi Yesus. Hal ini diperkuat dengan rekaman CCTV milik warga,” ungkapnya.

‎Wisan menegaskan bahwa insiden ini murni dilakukan oleh oknum dengan gangguan kejiwaan dan tidak melibatkan unsur SARA. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan yang dapat merusak kerukunan umat beragama di Kabupaten Mappi.

‎”Kami harap masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Terkait penanganan pelaku, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak keluarga,” pungkasnya.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua FKUB dan Kepala Kemenag Mappi menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polres Mappi. Menurut mereka, penanganan segera sangat penting karena insiden ini bersifat sensitif dan berpotensi menciptakan ketegangan di tengah masyarakat.

‎Langkah responsif kepolisian ini diharapkan mampu meredam spekulasi liar yang sempat berkembang di media sosial. Dengan terungkapnya identitas pelaku sebagai ODGJ, kini fokus utama pihak berwenang adalah memastikan situasi di Kota Kepi tetap kondusif.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *