48 Personel Amankan Malam Pertama Tarawih, Semangat “Satu Tungku Tiga Batu” Nyata di Fakfak

Redaksi
18 Feb 2026 21:21
Polres 0 3
2 menit membaca

Fakfak – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Kabupaten Fakfak pada Rabu malam (18/02/2026). Tepat pukul 19.35 WIT, umat Muslim serentak melaksanakan Sholat Isya yang dilanjutkan dengan Sholat Tarawih sebagai penanda dimulainya Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.

Ribuan jamaah memadati masjid-masjid di wilayah kota hingga distrik. Di Kabupaten Fakfak, antusiasme masyarakat begitu terasa. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, menjadi simbol harapan dan ketenangan di awal Ramadhan.

Masjid terbesar di Fakfak yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Distrik Pariwari ini menjadi pusat konsentrasi jamaah terbanyak. Dipimpin Imam Sdr. Ismail Iha, ribuan jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk

Pengamanan dilaksanakan berdasarkan Sprin Nomor: Sprin/92/II/IPP.3.2./2026 dengan melibatkan 48 personel Polres Fakfak yang terbagi dalam tiga regu dan dipimpin masing-masing Padal Pam. Pengamanan turut didukung Ormas Gerakan Pemuda Key (GPK), yang anggotanya berasal dari latar belakang Kristen dan Katolik.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata filosofi adat Fakfak, “Satu Tungku Tiga Batu”—tiga unsur berbeda yang menopang satu kehidupan bersama. Dalam konteks pengamanan Tarawih, nilai tersebut terlihat jelas: umat Islam beribadah, sementara saudara-saudara dari Kristen dan Katolik turut membantu menjaga keamanan. Perbedaan keyakinan tidak menjadi batas, melainkan penguat harmoni.

Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, menegaskan bahwa sinergi lintas elemen masyarakat adalah kunci stabilitas daerah.

“Di Fakfak, kita hidup dalam semangat Satu Tungku Tiga Batu. Pengamanan Tarawih malam ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi cerminan persaudaraan. Saudara-saudara kita dari berbagai latar belakang turut menjaga agar ibadah berjalan aman dan penuh kekhusyukan,” ungkap Kapolres.

Polres Fakfak mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi antarumat beragama, meningkatkan kepedulian lingkungan, mengawasi aktivitas anak-anak di malam hari, serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Ramadhan adalah bulan ibadah, dan Fakfak telah menunjukkan bahwa kedamaian lahir dari persatuan.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *